Header ads

Header ads
» » » Unkhair Dukung Studi Lanjut Lulusan Terbaik

TERNATE­-Sebanyak 719 mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Tenate  Kamis pekan lalu  diwisuda. Jumlah ini terdiri dari 675 mahasiswa Strata Satu (S1) yang tersebar pada 8 Program Studi (Prodi) dan 44 mahasiswa Pasca Sarjana/Strata Dua (S2).

Rektor Unkhair Ternate, Prof. DR. Husen Alting, MH dalam sambutannya mengatakan,  wisudawan/wisudawati yang memperoleh predikat pujian, telah berhasil menyelesaikan rangkaian proses pendidikan formal lengkap dengan segala bentuk evaluasi di dalamnya. “Terimakasih kami sampaikan kepada orang tua atau wali wisudawan/wisudawati yang telah mempercayakan pendidikan putra putrinya menempuh pendidikan di Unkhair¸” ujarnya.

Cen—sapaan Husen Alting  berharap  wisudawan/wisudawati untuk mendukung program Tracer Study alumni Unkhair melalui pengisian data alumni pada website dengan alamat http //tracerunkhair.ac.id. Hal ini  lain sebagai upaya  mengetahui relevansi lulusan dalam dunia kerja, khususnya kesesuaian antara proses pendidikan di Unkhair dengan realtaso dunia kerja (link and match)," katanya.

Selain itu,   wisudawan yang memiliki Predikat terbaik akan direkomendasikan untuk studi lanjut ke jenjang starata dua (S2). Namun semua itu para wisudawan, jika mereka ingin melqnjutkan studi, maka pihaknya siap dan langsung mengeluarkan rekomendasi. "Apalagi buat yang wisudawan dari Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Pendidikan, sebab kami sangat membutuhkan tenaga pengajar bahasa Inggris sesuai dengan rasio," jelasnya. 

Sementara  Orasi ilmiah disampaikan  Lektor Prodi Elektro Fakultas Teknik Unkhair, Dr. Iis Hamsur Ayub Wahab, S.T.,M. Eng dengan judul Peran PTN Unkhair dalam menghadapi tantangan globalisasi melalui teknologi informasi".

Hamsur mengatakan,  sadar atau tidak sadar, siap tidak sudah siap, kita masuk pada kehidupan global abad 21. Salah satu ciri utama perkembangan global abad 21 adalah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Perkembangan TIK yang pesat tidak lepas dari inovasi pengembangan dan penggunaan teknologi mikroelektronika.

 Teknologi tersebut menjadikan berbagai produk baru dalam TIK yang mampu memberikan layanan multimedia (suara, tulisan dan gambar) serta menjadikan informasi menyebar semakin cepat dengan jangkauan makin luas dan makin murah. Selain itu, TIK juga mendorong percepatan perubahan dari revolusi industri 3.0 ke 4.0.
Revolusi industri 3.0 ditandai dengan dikenalnya teknologi otomasi terdistribusi dan ini terus berkembang. Inti dari sistem otomasi terdistribusi pada dasarnya adalah pertukaran informasi.

"Dari pemaparan saya diatas, terbetik suatu andil dalam civitas akademika bahwa, kemajuan Universitas Khairun dapat tanpa karena era 4.0  bukan teknologi. Pada tanggal 21 Agustus 2017, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendaulat  Universitas Khairun  terbaik di Wilayah Timur Indonesia. Perguruan Tinggi  dengan skor Total Konversi 41,54 yang berada pada Peringkat Umum 119 diikuti oleh Universitas Pattimura dengan skor Total Konversi 33,78 yang berada pada Peringkat Umum 243 serta STKIP Muhammadiyah Sorong berada di Posisi ­3 dengan Skor Total Konversi 32,44 dan berada pada Peringkat Umum 296. “Saya percaya bahwa peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi khususnya  Universitas Khairun dapat menghasilkan sesuatu perubahan signifikan dalam masyarakat." jelasnya.

Wakil Rektor (Warek) I Unkhair Suratman Sujud, usai  wisuda mengatakan dari 719 mahasiswa yang melakukan wisuda diantaranya Fakultas Ilmu Hukum sebanyak 41 orang, Fakultas Ekonomi sebanyak 101 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 380 orang, Fakultas Pertanian sebanyak 35 orang, Fakultas Perikanan sebanyak 34 orang, Fakultas Sastra dan Budaya sebanyak 37 orang, Fakultas Teknik sebanyak 58 orang, sedangkan Pasca sarjana/S2 sebanyak 44 orang.

"Dari 675 wisudawan wisudawati program S-1 dan D3, 24 wisudawan dan wisudawati atau 3,6% diantaranya memperoleh predikat pujian, dari 24 wisudawan wisudawati tersebut dua diantaranya memiliki Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi yakni 3,99 atas nama Aulia Dwiyanti dan Marseilles Tianusa dari program pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan waktu tempuh study tercepat 3 tahun 4 bulan¸" jelas dosen Fakuktas Pertanian ini.

Wisuda yang dipusatkan di Aula Banau Kampus I Unkhair Akehuda Ternate itu dilakukan dalam Sidang Terbuka Unkhair Wisuda Program Sarjana dan Magister Periode Pertama Tahun Akademik 2017/2018. Turut hadir Guru Besar, Ketua, dan Anggota Senat Universitas Sekretaris Khairun, Rektor dan wakil-wakil rektor Universitas Khairun, Pimpinan Perguruan Tinggi se Provinsi Maluku Utara, Ketua Alumni Universitas Khairun Burhan Abdurahman, Anggota DPRD Malut Wahda Z Imam, Dosen dan Tenaga Kepedidikan Universitas Khairun, Pimpinan Lembaga Kemahasiswaan,  orang tua wisudawan/wisudawati. (nod)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama