Header ads

Header ads
» » » Pelayanan Bank BRI Pilih Kasih

TERNATE-Komisi II DPRD Kota Ternate yang membidangi Perekonomian dan Keuangan menilai, pelayanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Ternate terkesan pilih kasih terhadap nasabah. Fakta ini didukung dengan keluhan masyarakat terhadap pelayanan bank plat merah kepada dewan kota.

“Keluhan masyarakat terhadap pelayanan nasabah pada bank itu menjadi preseden buruk bagi Bank BRI Cabang Ternate,” tegas Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, H. Zaenal H. Hasan kepada war tawan, di gedung DPRD Kota Ternate, Selasa sore (20/3).

Politisi tiga ‘zaman’ ini mengatakan hal itu usai hearing dengan bank BRI Cabang Ternate terkait pelayanan sejak Januari–Maret 2018 tercatat laporan lisan yang masuk sebanyak enam kasus. “Pelayanan nasabah pada bank yang dekat dengan masyarakat kecil ini terkesan memprioritaskan orang-orang atau nasabah-nasabah tertentu, seperti nasabah bermata sipit yang datang mengenakan sendal jepit dan kaos oblong,” katanya.

Zaenal mencontohkan, ia datang ke bank itu untuk membuka rekening, dengan nomor antri 60. Pihak bank bahkan menyampaikan agar Zainal kembali pada siang. Saat datang kembali nomor antri baru dipanggil 41 hingga pukul 15,45 nomor antri 59 telah dipanggil ke teller. “Tiba-tiba datang dua orang nasabah bermata sipit yang diarahkan security bank langsung masuk menerobos teller. Melihat sikap pilih kasih dalam pelayanan nasabah itu langsung saya naik pitam dan sempat perang mulut dengan mereka,” jelasnya.

Pelayanan seperti itu menurut dia, seharusnya bank BRI Cabang Ternate memberikan pelayanan nasabah khusus, sehingga terjadi pemisahan antara nasabah umum dan nasabah khusus, sehingga tidak terjadi masalah dengan nasabah umum. “Nasabah khusus yang datang dengan modal cukup besar bisa dihitung dengan jari, sedangkan nasabah umum ribuan orang dengan modal terbatas tapi cukup banyak, sehingga mereka perlu dilayani seperti nasabah yang lain,” terangnya.

Dia mencontohkan, nasabah khusus di bank lain juga diberi pelayanan menggunakan teller tersendiri, sedangkan di bank BRI Cabang Ternate tellernya digabung dengan nasabah umum. “Seharusnya nasabah umum dipisahkan dengan nasabah khusus, sehingga tidak terjadi masalah,” jelasnya.

Pihak bank BRI Cabang Ternate kata Zaenal, berjanji, akan mengevaluasi teller dalam memberi pelayanan, agar memperhatikan pelayanan nasabah umum maupun nasabah khusus. “Pelayanan nasabah umum harus jalan, begitu pula nasabah khusus juga harus dilayani,” pungkasnya.

Selain itu, para teller sering melayani nasabah dengan marah-marah. Apalagi diketahui nasabah adalah pedagang kecil. Mereka kadang dibentak. Dengan demikian, pelayanan teller bank BRI terutama unit-unit tidak mencerminkan slogan : Melayani Setulus Hati. (dbs)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama