Header ads

Header ads
» » Nilai Tukar Petani Maluku Utara Turun

TERNATE-Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara menyampaikan Pada Februari 2018, Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku Utara sebesar 99,96 atau mengalami penurunan 0,05 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Januari 2018) yang sebesar 1,02.

Dari 10 Provinsi di Kawasan Timur Indonesia, NTP Februari 2018 terhadap Januari 2018 terjadi penurunan NTP di delapan provinsi, sementara dua provinsi lainnya yaitu Provinsi Sulawesi Tengah dan Gorontalo mengalami kenaikan NTP sebesar 0,44 persen dan 0,02 persen. Penurunan NTP terbesar terjadi di Sulawesi Utara sebesar 1,34 persen Secara nasional NTP mengalami penurunan dari Januari 2018 ke Februari 2018 yaitu dari 102,92 menjadi 102,33 atau turun sebesar 0,57 persen.

Pada Februari 2018, Provinsi Maluku Utara mengalami inflasi perdesaan sebesar 0,16 persen yang disebabkan oleh naiknya indeks konsumsi rumah tangga pada lima kelompok pengeluaran. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bandan Pusat Statistik Maluku Utara, Misfahrudin ketika membacakan press rilis kepada wartawan, Kamis (1/3).

Lanjut Misfahrudin,  Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Maluku Utara Februari 2018 sebesar 111,24 atau naik 0,13 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya (Januari 2018) yang sebesar 111.10. "NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani," jelasnya.

Sedangkan dia menilai, berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan pada tujuh kabupaten di Provinsi Maluku Utara Bulan Februari 2018, NTP Provinsi Maluku Utara menurun 0,05 persen dibandingkan NTP Januari 2018, yaitu dari 100,02 menjadi 99,96. Penurunan NTP pada Februari 2018 disebabkan karena indeks harga hasil produksi pertanian (It) mengalami kenaikan sebesar 0,05 persen, kenaikan tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian (Ib) yang mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen.

Namun turunnya NTP Provinsi Maluku Utara Februari 2018 disebabkan oleh turunnya NTP pada 3 (tiga) subsektor yaitu, , NTP Subsektor Tanaman Pangan turun sebesar 0,28 persen, NTP Subsektor Tanaman Holtikultura turun sebesar 0,44 persen, NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat turun 0,26 persen, sedangkan NTP Subsektor Peternakan naik sebesar 0,67 dan NTP Subsektor Perikanan naik sebesar 1,43 persen.  (nod)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama