Header ads

Header ads
» » » Menunggu Tersangka Korupsi Bandara Kao

TERNATE-Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Malut hingga kini masih terus melakukan penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan apron bandar Kuabang Kao di Kabupaten Halmahera Utara. Proyek yang diketahui dikerjakan oleh PT Jatiluhur Gemilang itu telah dilakukan audit uji volume dan kualitas fisik bangunan.

Dari hasil audit itu, penyidik telah mengantongi angka-angka dari pengujian itu. “Audit kualitas bangunan sudah ada termasuk angka nominal uangnya,” kata Direktur Ditreskrimsus Polda Malut Kombes Masrur saat dikonfirmasi, Minggu (11/3).

Masrur menuturkan, hingga kini pihaknya masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangam (BPK). Dikatannya, bila penyidik telah memperoleh hasil perhitungan BPK maka tim penyidik bakal melakukan gelar perkara penetapan tersangka.

“Kasus ini sudah sidik, cuma belum ada tersangka, kalau sudah ada hasil perhitungan kerugian negara dari BPK baru muncul nama tersangka,” singkatnya.

Proyek senilai Rp15 miliar yang bersumber dari APBN 2016 itu diduga bermasalah. Kasus ini dilaporkan oleh Lembaga Mitra Publik (LMP) pada 12 Juli 2017 dengan bukti laporan polisi Nomor 35/LMP-MALUT/VI/2017.

Dari laporan itu disebutkan,pembangunan apron Bandara Kuabang Kao yang dikerjakan PT Jatiluhur Gemilang tidak sesuai bestek dan kualitasnya diragukan. Bahkan terjadi kerusakan areal bandara, dan terdapat item kegiatan lapisan bawah 40 cm, LBA 45 cm. Begitu pula material batu dan pasir hanya dikeruk diareal bandara. (san)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama