Header ads

Header ads
» » Kepala OPD Wajib Ketahui Pengisian SIPD

TIDORE-Kepala  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tidore Kepulauan wajib  mengetahui tata cara pengisian E- Database Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Hal itu disampaikan  Bappalitbang Kota Tidore Kepulauan dalam Bimbingan Teknis Aplikasi E- Database Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) sekaligus Proyek Perubahan PIM II Angkatan 1 LAN Jakarta Tahun 2018 dengan tema, Akselarasi Perencanaan Pembangunan Daerah di aula Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan.

Bimbingan Teknis yang dibuka  Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Senin itu  menghadirkan narasumber dari  Kepala Pusat Pengembagan Sistem Informasi, Universitas Darma Persada Jakarta Andi Erwing beserta Tim dan dihadiri sejumlah Pimpinan OPD.  

“SIPD pada prinsipnya adalah data sektoral,  Kepalab Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai tanggung jawab terhadap pengumpulan, cara pengisian, dan keakurasian data sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD yang dikoordinir oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan,” jelas Wakil Walikota Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, SE Senin, (5/3).

Menurutnya, perencanaan pembangunan yang tidak dilandaskan pada data yang valid,  menyebabkan kebijakan yang dihasilkan tidak tepat sasaran, lokasi, alokasi sehingga riskan terjadi pulikasi kegiatan.

Karena itu  apabila semua kebutuhan data dalam Aplikasi – database sebagai suatu sistem informasi perencanaan pembangunan daerah,  dapat terintegrasi oleh OPD,  dengan Aplikasi E-Planning, E-Budgeting maupun E-Monev bisa dengan mudah  di akses OPD, public maupun stakeholder lain, untuk digunakan  pembangunan dan kesejahteraan masyarakat  Kota Tidore Kepulauan.

Kepala Bappelitang Kota Tidore Kepulauan, Marwan Polisiri  usai bimbingan teknis E- Database Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD),  mengatakan defenisi SIPD  adalah sistem informasi yang membantu penyedian Pusat data dan informasi pembangunan, perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah secara elektronik.

“Tahun 2018 ini kami  bekerjasama dengan Pusat Pengembangan sistem Informasi Universitas Dharma Persada Jakarta, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memulai penggunaan aplikasi E-Database yang menjadikan data sebagai instrument penting dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah,” katanya.

Menurut  Marwan Polisiri,  mengaplikasikan Sistem Informasi Pembangunan terpadu, diharapkan kedepan Kota Tidore Kepulauan menjadi salah satu Kota  SMART dalam mengimplementasikan perencanaan pembangunan efektif dan efesien. (bul)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama