Header ads

Header ads
» » » Golkar Dukung Proses Hukum AHM

TERNATE-Meski telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus pembebasan lahan Bandara Bobong bersama Zainal Mus, Ahmad Hidayat Mus (AHM) mengaku tak terpengaruh dan tetap melaksanakan kampanye sesuai jadwal yang ditetapkan KPU.

Penetapan tersangka mantan Bupati Kepulauan Sula dan Bupati aktif Banggai Kepulauan ini diduga pembebasan lahan bandara Bobong merugikan negara sebesar Rp 4,3 miliar itu baru kembali melaksanakan kampanye zona dua Tidore Kepulauan (Tikep). 

Pasca diumumkan menjadi tersangka KPK, suasana kediaman AHM tampak sepi.  tak satupun awak media yang diperbolehkan masuk  halaman kediaman. Setelah  AHM dan rombongan tiba, pintu gerbang langsung ditutup. 

Menjelang beberapa menit kedatangan AHM dari Tidore Kepulauan, satu persatu orang terdekat mantan ketua DPD I Golkar Malut itu berdatangan. Pertama mantan Wakil Walikota Ternate Arifin Jafar, disusul anggota DPRD Malut Anjas Taher. Tim AHM seakan tak percaya AHM menjadi tersangka KPK.

Sekretaris  Golkar Malut Hamid Usman  mengaku, pihaknya sudah mengetahui  penetapan oleh lembaga anti rasua itu. Namun menurut Hamid, penetapan tersebut sangat politis. "Ketupasan KPK tidak fair. Kita rasa keputusan KPK sangat politis, karena keputusannya saat proses kampanye sedang berjalan," ujar  Hamid  usai mengantar AHM ke kediaman.

Menurut mantan anggota DPRD kabupaten Malut ini, KPK seharusnya mematuhi  Surat Keputusan Bersama (SKB)  Kementrian Dalam Negeri (Mendagri), Polri dan Kejaksaan Angung  (Kejagung). "Kita tetap merujuk  SKB dan  KPK seharusnya merujuk pada SKB itu juga," pintanya. Dikatakan, pihaknya tetap  fokus  kampanye  kemenangan AHM-Rivai. “Kita yakin tidak ada pengaruh apapun. Kita yakin masyarakat tetap mendukung AHM," kata Hamid.

Sementara Arifin Jafar  mengatakan, pertemuan  dengan AHM tidak membahas  keputusan KPK, melainkan membahas jadwal kampanye paslon yang diusung Partai Golkar dan PPP itu. "Pertemuan tadi (malam itu) hanya membahas jadwal kamapanye. Kita tidak membahas soal keputusan KPK," pungkasnya. 

Meski diperhadapkan dengan masalah hukum, AHM tidak merasa terganggu dengan keputusan KPK. Lihat saja, pasca ditetapkan sebagai tersangka, esoknya paslon tersebut berkampanye di  Bula Pulau Ternate.

Sementara AHM sendiri enggan  berkomentar terkait  penetapan dirinya sebagai tersangka. Mantan Korbid Pemenangan Pemilu (PP) Indonesia Timur DPP Golkar ini mengatakan,  dirinya tetap kofus  kampanye. "Saya fokus kampanye, kampanye dan kampanye, itu saja," katanya. 

Sementara Korbid PP Golkar Malut Hasanuddin Muchtar  Minggu (18/3) mengatakan, secara institusional, Golkar Malut  mendukung proses hukum. "Kita sangat mendukung proses hukum saat ini. Memang ini yang menjadi teak line Golkar yakni bersih-bersih," ungkapnya.

Meski begitu, mantan Ketua DPD I Golkar Malut ini tidak memastikan apakah perkara yang menjerat AHM  akan mempengaruhi elektabilitas AHM-Rivai atau tidak. "Soal itu kita kembalikan ke masyarkat saja lah. Karena masyarakat yang memilih nantinya," ujarnya.

Selain itu, informasi yang diperoleh dari juru bicara Golkar Syawaludin Domopolii,  AHM sendiri  belum berkampanye. Menurutnya,  AHM sementara  ke Jakarta. Hanya saja, Syawal mengaku tidak tahu agenda keberangkatan AHM  ke Jakarta. "Kata beliau (AHM) di Jakarta. Saya juga tidak tahu  agendanya," katanya.

Sementara, Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo menjelsjan,  langkah KPK menetapkan calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus (AHM) sebagai tersangka dalam kasus lahan bandara Bobong  tidak mengganggu proses tahapan pilkada. Syahrani  memastikan AHM tetap menjadi calon gubernur sampai tahapan Pilkada selesai, selama belum ada putusan inkrah dari pengadilan.

"Penetapan tersangka terhadap siapapun  calon  gubernur di Maluku Utara tidak mengganggu proses,  dan dia tetap menjadi calon," kata Syahrani usai memimpin rapat pleno rekapitulasi penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Halmahera Meeting Room Grand Dafam Bella Internasional Hotel. (jun) 

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama