Header ads

Header ads
» » DWP Taliabu Dorong Ekonomi Kreatif


BOBONG-Beberapa poin penting yang dihasilkan dalam rapat kerja daerah I Dharma Wanita Persatuan, Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2018 yakni bidang Pendidikan, Ekonomi, dan Sosial Budaya. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pulau Taliabu, Ida Hidayanti mengatakan, ada beberapa hal penting yang dirumuskan dalam Rakerda DWP adalah membangun program perioritas dan isu-isu kritis seperti pendidikan, ekonomi dan sosial budaya.

Untuk bidang pendidikan, Dharma Wanita Persatuan akan mendorong siswa/siswi berpretasi namun tidak mampu secara ekonomi untuk mendapatkan baesiswa di perguruan tinggi negeri, begitu pula siswa’siswi SMP masuk sekolah-sekolah insan cendekia untuk mengurangi ibu-ibu buta huruf.

“Sasaran kita, siswa berprestasi dan tidak mampu kita dorong mendapatkan beasiswa dan mengurangi ibu-ibu buta huruf. Itu yang kita harapkan dibidang pendidikan,” ujar Ida Hidayanti kepada wartawan, Kamis (22/3).

Di bidang ekonomi, Dharma Wanita Persatuan Taliabu akan mendorong potensi-potensi ekonomi yang nanti dibangun, misalnya UKM. “Misalnya tenun ini, kita akan bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) untuk mengangkat tenun-tenun khas di Kabupaten Taliabu untuk diekspos secara global. Bukan hanya motif pala, tapi ada cengkeh dan lain. Nanti kita gali secara mendalam sejarah Taliabu sehingg tenunya kita mencirikan khas Taliabu,” paparnya.

Bidang sosial budaya kata Ida Hidayanti, lebih banyak menggerakan masyarakat sehat. Sosialisasi mencuci tangan secara sehat kepada anak-anak, ibu-ibu merawat organ tubuh, sosialisasi kanker serfiks dan kista. Begitu juga pemeriksaan detak jantung sebelum dan setelah olahraga rutin setiap Jumatnya,” urainya.

Ditanya program andalan, isteri bupati Taliabu Aliong Mus ini mengatakan, Dharma Wanita Persatuan (DW) Pulau Taliabi pada 2018 ini, mendorong industri ekonomi kreatif. “Kita mencoba mendorong ekonomi kreatif, teruma menggali potensi-potensi keunggulan daerah seperti kelapa, banyak pandan, mendong. Mungkin kita lebih mengarah pada pembuatan kerajinan-kerajinan kreatif dari anyaman baik dari bambu, pandan maupun mendong atau lidi kelapa kita buat tenun, jadi kombinasi nanti,” paparnya.

Untuk mewujudkan program tersebut, DWP akan menggandeng dinas terkait sehingga ekonomi kreatif bisa tercapai. “DWP tidak bisa bekerja sendiri, kita akan menggandeng Dinas Pertanian dan Deperindakop untuk menghasilakan produk-produk unggulan. Harapanya kita sih tamu-tamu yang datang ke Taliabu membawa cendramata khas Taliabu,” harapnya. (nan)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama