Header ads

Header ads
» » » Ditelusuri Kampanye AGK Libatkan Siswa

TERNATE-Panwaslu Kabupaten Halmahera Selatan akan telusuri pelaku-pelaku yang melibatkan siswa sekolah dasar (SD) di Desa Kusbibi, Kecamatan Bacan Barat saat penjemputan Abdul Gani Kasuba (AGK) untuk berkampanye di desa itu.

Divisi Hukum dan Penindakan Panwaslu Halsel Halid A. Radjak mengatakan, Panwaslu akan turun di Desa Kusubibi untuk memastikan kebenaran keterlibatan siswa SD yang menjemput kedatagan AGK.

Apabila ini terbukti ada unsur kesengajaan, maka pelakunya akan dipanggil untuk diminta klarifikasi. "Kita akan tindak tegas orang-orang yang melibatkan siswa SD ini, karena dalam aturan tidak diperbolehkan," tegas Halid kepada wartawan, Kamis (1/3).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Maluku Utara Muksin Amrin menegaskan, siswa SD tidak bisa dipolitisasi dalam kampanye, apalagi siswa menggunakan seragam. Mereka belum masuk kategori pengguna hak pilih. Dalam aturan kampanye melibatkan warga negara yang telah memenuhi syarat memilih.

"Kalau kejadiannya seperti itu, maka terkesan siswa dipolitisasi. Saya sudah perintahkan Panwaslu Halsel memanggil kepala sekolah untuk diminta keterangan," pintanya.

Menurut Muksin, keterlibatan siswa SD dalam kampanye, maka yang bertanggung jawab adalah kepala sekolah dan penangggung jawab tim kampanye. Ada dua hal anjut Muksin, pertama apakah keterlibatan anak sekolah atas perintah tim kampanye kepada kepala sekolah ataukah inisiatif kepala sekaloh.

"UU melarang melibatkan PNS. Kepala sekolah itu PNS yang mengarahkan anak sekolah turut dalam kampanye, maka secara hukum bisa jadi kepala sekolah dan tim kampanye yang bertaggung jawab secara pidana," jelas Muksin. (jun)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama