Header ads

Header ads
» » » » PKPI ke AGK-YA, Tim Bur-Jadi Gugat KPU

TERNATE-Status PKPI yang menjadi pertanyaan  masyarakat Maluku Utara (Malut), telah terjawab setelah  Komisi Pemilihan Umum (KPU)  menetapkan ke pasangan Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali (AGK-YA).

Pasangan yang diusung PDIP dan PKPI ini   dinyatakan lolos  sebagai paslon oleh KPU Malut dalam rapat pleno terbuka pengemuman penetapan pasangan calon pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur 2018 di kantor KPU Malut di Sofifi Senin (12/2).

Dengan demikian, pemilihan pada  27 Juni 2018  diikuti  empat  paslon yakni Burhan Abdurahman-Ishak Jamaludin (Bur-Jadi), Muhammad Kasuba-Majid Husen (MK-Maju), Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-Rivai) dan AGK-YA.

Rapat pleno yang sedianya dimulai pukuk 14.00 WIT  ditunda hingga puku 15.06 WIT, karena menunggu AGK dan MK. Meski kedua   kakak beradik ini tak hadir dan hanya didelegasikan wakilnya Yasin Ali dan Madjid, pleno penetapan berjalan  lancar. Para tim pendukungan koalisi partai empat Paslon  hadir pada Rapat pleno yang dibuka secara resmi ketua KPU Malut Syarahrani Somadayo.

Dalam pembukaan rapat pleno, Syahrani menyampaikan, paket AGK-YA secara sah mengantongi Surat Keputusan (SK) PKPI yang dikeluarkan pada tanggal 5 Januari 2018. "Sesuai ketentuan yang berlaku telah dituangkan dalam berita acara nomor 11 tahun 2018 tertanggal 10 Februari maka KPU menyatakan PKPI secara sah jatuh pada pasangan AGK-Ya," katanya.

Sementara dukumen syarat pencalonan dan syarat calon empat Bakal  pasangan calon dibacakan oleh Komisioner KPU Malut Kasman Tan. Pembacaan syarat keterpenuhan berdasarkan urutan paslon saat mendaftar. Syarat pencalonan dan syarat calon keempat Paslon tersebut oleh KPU dinyataran memenuhi syarat dan lolos sebagai paslon.

"Syarat calon dan syarat pencalonan pasangan Bur-Jadi, AHM-Rivai, MK-Maju dan AGK-Ya semuanya terpenuhi. Dengan demikian  keempat pasangan dinyatakan lolos sebagai Pasangan Calon," ucap Kasman.

Syahrani menambahkan, penetapan  paslon ebagai peserta calon Gubernur dan wakil Gubernur berdasarkan  Keputusan KPU Malut nomor 11/PL.03.3-KPP/82/Prov/II/2018  tentang peserta pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. "Dengan demikian empat paslon dinyatakan memenuhi syarat dan lolos sebagai peserta calon gubernur dan wakil gubernur," tambahnya.

Sementara hasil keputusan KPU yang mengesahkan PKPI ke AGK-YA tak diterima secara hukum oleh Tim Bur-Jadi. Melalui Ketua tim Pemenang Bur-Jadi Ishak Naser menegaskan, pihaknya tetap menempuh jalur hukum. Menurutnya, keputusan KPU masih menyisahkan persoalan duduk substansi yuridisnya.

"Intinya bukan soal berapa banyak calon yang akan bertanding, tapi proses ini harus jalan sesuai  ketentuan perundang-undangan yang berlaku sehingga siapapun yang akan terpilih sebagai Gubernur tidak ada persoalan nantinya. Karena itu besok (hari ini) kita akan layangkan surat gugatan ke Bawaslu sesuai jalur hukumnya," bebernya.

Jalur hukum yang ditempuh tim Bur-Jadi  hanya semata-mata mencari tahu kepastian hukum. Sebab, dikhawatirkan, kedepan jika Bur-Jadi yang terpilih, kemudian digugut dengan melihat celah-celah hukum. "Kita sudah mendengar keputusan KPU bahwa pendaftaran Bur-Jadi pada 8 Januari lalu sah. Jadi yang perlu kita tahu adalah apakah dinyatakan sah itu termasuk PKPI atau tidak. Jangan sampai dikemudian hari dijadikan masalah. Intinya kita menghargai keputusan KPU dan kita tetap mengikuti mekanisme yang berlaku," ujarnya.

Menurutnya,  tim Bur-Jadi sama sekali tidak punya niat menjegal pasangan calon tertentu. Yang hanya diluruskan adalah dari aspek yuridisnya, bahwa proses ini harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. “Karena itu kita berharap KPU jalankan sesuai PKPU, dan Bawaslu mengawasi sesuai peraturannya," harap Ishak.

Sementara  Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin mengatakan, Bawaslu tetap menerima gugatan yang nanti dimasukan tim  Bur-Jadi. Sesauai ketentuan, gugatan sengketa yang diberikan dengan waktu tiga hari sejak pleno penetapan. Jadi, terhitung mulai hari ini hingga Rabu.

"Kita akan menindaklanjuti setelah semua berkas sudah disiapkan, baik berkas formil maupun materil . Kalau besok mereka (Bur-Jadi) sudah memasukan gugatan, maka kita punya waktu selama 12 hari untuk proses. Jadi kita akan register apabila semua syarat materil dan formil terpenuhi," katanya. (jun)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama