Header ads

Header ads
» » Pembayaran Lahan Plaza Gamalama Masih Negosiasi

TERNATE-Pemerintah kota Ternate tak menyangka permintaan warga terkait pembayaran lahan depan masjid Almunawar untuk pembangunan plaza Gamalama jalan pahlawan revolusi sebesar Rp. 15 milliar.

Kepala Disperkim kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan masalah lahan di kawasan pembanguna plaza Galamama masih dalam tahap negosiasi karena sampai detik ini belum ada kesepakatan  harga tanah antara pemekot dengan warga setempat. Pemintaan warga dianggap sudah melampaui abang batas. "Kalau ada indikiasi-indikasi misalnya belum tetap karena mereka menawarkan Rp. 15 milliar sesuai dengan surat yang disampaikan kepada pemkot Ternate," kata Rizal.

Menurutnya, harga yang diminta  sangat besar  jika dilihat dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang ditetapkan pemerintah. Lahan tersebut permeter persegi sebesar Rp. 900 ribu, tapi warga meminta Rp. 15 miliar otomatis harga per meter Rp. 50 juta. Luas lahan  tersebut 300 meter persegi. "Saya anggap harganya sudah diluar ambang batas  aturan pengadaan,  kalau betu-betul keinginan warga maka pemkot akan mengambil langkah-langkah lain misalnya salah satunya akan dibawa ke pengadilan, namun sebelumnya  meminta konsultan  independen melalu tim apreser berapa harga sesungguhnya.

Dijelaskan,  paling aman pemkot Ternate mengundang tim independen apreser pusat untuk mengkalkulasikan starategsi tekait tanah di lokasi tersebut sehingga mekanisme pembayaran menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Karena harga tanah punya kaidah-kaidah. Kalau harga tanah naik dari NJOP minimal naik tiga kali lipat tapi harga yang ditetukan warga ini sudah menjadi 60 kali lipat, sangat fantastis," tegas Rizal. (aky)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama