Header ads

Header ads
» » » Pelayanan Perizinan di Malut Rendah

JAKARTA-Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyebut hanya Provinsi Sulawesi Selatan yang memberikan layanan perizinan berkualitas. Hal ini diketahui lewat Penilaian Kompetensi Kelembagaan pada Pelayanan Perizinan Daerah pada pertengahan 2017 lalu.

Komisioner ORI Adrianus Meliala mengatakan hasil penilaian dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kompetensi rendah (nilai kurang dari 50), kompetensi sedang (nilai antara 50-75), dan kompetensi tinggi (75-100).

Hanya Sulsel  yang berkompetensi tinggi dengan nilai 76,43. "Dari 22 provinsi tidak ada yang betul-betul tinggi. Hanya Sulsel  yang tinggi, banyak yang sedang, dan 12 di antaranya rendah," ujarnya sebagaimana dikutip Tribun.com  Jumat (23/2).

Provinsi yang mendapat kompentisi sedang adalah NTT, DKI Jakarta, Aceh, Sulteng, Sultra, Gorontalo, Jawa Barat, Kalbar, dan Malut. Sementara provinsi dengan kompentisi rendah adalah Sulut, Sumut, Yogyakarta, Banten, NTB, Kepulauan Riau, Janbi, Papua, Papua Barat, Kalimantan Utara, Maluku, dan Sulbar.

Penilaian, imbuh Adrianus, dilihat dari layanan administrasi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di 22 provinsi itu. Kabid Penyelenggara Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu PMPTSP Sulsel  Said Wahab mengatakan, pencapaian ini adalah bagian dari kerja keras semua pihak yang terkait di PM PTSP Sulsel  .

“Kami ini hanya menjalankan sistem dan SOP yang ada. Semua ini berkat kerja sama semua pihak. Target kami memang bagaimana perizinan satu pintu di Sulsel selalu terdepan,” ujar Said. (tri)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama