Header ads

Header ads
» » Ekbang Halteng Diminta Awasi Distribusi BBM

WEDA-Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kabupaten Halmahera Tengah, diminta mengawasi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun harga jual ditingkat pengecer. Sebab saat ini harga jual premium ditingkat pengecer dianggap tidak sesuai.

Dirham warga Kota Weda mengaku, harga jual premium ditingkat pengecer sudah keterlaluan, minyak yang diambil di SPBU harga Rp6.500/liter dijual Rp10.000/liter. Mereka  mengeruk keuntungan terlalu besar yakni Rp.4.500/Liter.

Menurut Dirham meminta Ekbang mengambil langkah tegas menindak pengecer yang menjual minyak tinggi karena itu membebankan konsumen. Ia meminta Bagian Ekbang menindak pemilik APMS UD Nimas sebab menjual minyak kepada konsumen yang menggunakan gelon, sehingga baru seminggu minyak sudah habis.

Terpisah, Kabag Ekbang Mansur Ibrahim mengaku, saat ini pihaknya belum bisa menetapkan harga eceran tertinggi (HET) BBM jenis premium. Itu dilakukan setelah pihaknya mengoperasikan salah satu Sub APMS di kecamatan Weda Selatan. "Kita akan tetapkan HET setelah Sub APMS di Weda Selatan sudah aktif," janjinya, Selasa (26/2).

Dikatakan, Sub APMS saat ini masih mengurus izin pengoperasian di BPH Migas, apabila sudah selesai bisa tetapkan HET kecamatan Weda dan Weda Welatan. Terkait harga jual premium ditingkat pengecer ia berjanji dalam waktu dekat akan membentuk tim untuk mengawasi dilapangan, baik itu harga jual maupun pelayanan di APMS. "Kita akan tindak apabila ada penimbunan BBM," tegas mantan Kasubag Data dan Pelaporan Inspektorat Halteng itu. (hrn)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama