Header ads

Header ads
» » » Diduga Palsukan Akta Nikah, Kepsek SDN Sumae Dipolisikan

TERNATE-Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 70 Halmahera Selatan di Desa Sumae, Djamin A. Rajak bakal berhadapan dengan tindak pidana karena diduga menggunakan duplikat surat nikah palsu untuk menggugat cerai isterinya, Suhaeba Hanidi di Pengadilan Agama (PA) Labuha. Langkah nekad Djamin ini disinyalir kehadiran orang ketiga yakni seorang wanita berinisial NS.

Sebab itu, Suhaeba kini akan melaporkan Djamin ke Polisi dengan dua tuduhan tindak pidana yakni perzinahan dan pemalsuan. Menurut Suhaeba, mereka menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Ternate Utara pada Minggu, 7 Februari 2012 bertepatan dengan 2 Rabbiul Awal 1430 H pukul 21.00 WIT, dengan nomor kutipan surat nikah nomor 066/16/II/2012.

Namun namun duplikat surat nikah yang digunakan untuk menggugat cerai Suheba diurus di KUA Kecamatan Bacan Timur, bukan KUA Ternate Utara yang menerbitkan surat nikah. Dalam Duplikat Kutipan Akta Nikah yang dibuat di di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bacan Timur yang ditanda tangani Ongky Nyong, SS, MM nomor : B..137.Kua.27.4.7/PW.01/10/2017 mencantumkan akta nikah bernomor : 91/09/XI/2010, selain tidak sesuai buku nikah, juga tahun nikah dibuat mundur. Bahkan status Djamin dalam surat nikah itu, duda diganti menjadi perjaka.

Sesuai surat nikah, keduanya menikah 7 Februari 2012di duplikat kutipan akta nikah dari KUA Kecamatan Bacan Timur dicantumkan hari Minggu, 14 November 2010. Begitu pula Djamin dalam surat nikah berstatus duda, dalam duplikat yang dikeluarkan tanggal 23 Oktober 2017 itu status lelaki kelahiran Pasimboas itu Perjaka.

Ironisnya, pengaduan perceraian ini telah lima kali disidangkan di Pengadilan Agama Labuha, menolak bukti yang diajukan Suhaeba. Meski belum ada putusan yang berkuatan hukum tetap, namun Suhaeb mengaku tak puas dengan perlakuan pengadilan Labuha. Selain itu, Suhaeba juga melaporkan Djamin ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halmahera Selatan, namun tak pernah ditanggapi.

Merasa diperpelakukan tidak adil, Suhaeba terpaksa menempuh jalur hukum lain dengan melaporkan Djamin ke Polisi dengan tuduhan perzinahan dan pemalsuan dokumen ke Polres Halmahera Selatan dengan harapan mendapat keadilan.  (san)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama