Header ads

Header ads
» » Dansatgas TNI Mediasi Sengketa Lahan di Kao

TOBELO-Dansatgas Yonif Raider Khusus 732/Banau Letkol Inf Raymond Sitanggang menjadi mediator penyelesaian sengketa lahan di belakang kantor Desa Makaeling. Lahan tersebut merupakan warisan milik Desa Dum-dum Pantai yang kini diperebutkan antara kedua desa. Jika hal ini dibiarkan berpotensi menimbulkan konflik komunal.

Karenanya atas permintaan warga, Dansatgas berinisiatif mengadakan pertemuan yang dihadiri Camat Kao Teluk Alfarid, Kapolsub Sektor Kao Ipda Kolombush, Kades Makaeling Fauzi, Kades Dum-dum, Salmon Betek, para Ketua BPD, Pemilik lahan dan perwakilan masyarakat kedua desa.

Diketahui, sebidang tanah yang berada di belakang kantor Desa Makaeling merupakan tanah warisan keluarga Ernest Forhomen. Perselisihan tersebut sudah pernah diadakan penyelesaian namun sekarang kembali mencuat, karenanya dalam waktu dekat akan dilakukan peninjauan langsung untuk mencari jalan tengah guna menyelesaikan sengketa tersebut.

Jika dalam penyelesaian disepakati bersama akan dituangkan dalam sebuah surat kesepakatan yang ditandatangani bersama agar permasalahan tidak mencuat kembali pada waktu yang akan datang. Hal ini dilakukan untuk menghindari bentrokan antar warga.

Usai pertemuan Dansatgas Yonif RK 732/Banau Letkol Inf Raymond Sitanggang mengatakan, ia dimintai bantuan masyarakat kedua desa melalui Pos Satgas untuk menjadi mediator sengketa kepemilikan lahan antara Desa Makaeling dan Desa Dumdum. “Berangkat dari hal tersebut saya mengadakan pertemuan yang dihadiri Camat, Kapolsub Sektor dan kedua belah pihak yang bersengketa. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya konflik antar kedua Desa,” jelasnya. (REM-152)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama