Header ads

Header ads
» » BPJS Taliabu Dinilai Rugikan Peserta

BOBONG-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan  di Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara dinilai merugikan pesertanya. Pemegang kartu BPJS setiap kali berobat  masih tetap mengeluarkan uang.

Persoalan ini mengundang reaksi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, mendatangkan Dinas Kesehatan dan Dirut RSUD Kabupaten Pulau Taliabu mempertanyakan manfaat dan penggunaan BPJS. Apalagi pengguna BPJS  di Kabupaten Pulau Taliabu tergolong banyak dan belum bisa dipergunakan dengan alasan minimal mempunyai tenaga dokter ahli tiga orang atau lebih.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Muhamad Taufik Toib Koten mengakui penggunaan kartu BPJS belum penting, karena RSUD belum mempunyai dokter ahli sebagaimana syarat  BPJS. Parahnya, sejauh ini belum ada penandatangan kerjasama dengan pihak pemerintah daerah. Namun perwakilan BPJS telah keluar masuk desa. “Selama belum ada dokter ahli dan kerjasama dengan pemda, BPJS itu hanya sebatas kartu,” katanya.

Ia mengajak dinas kesehatan dan perwakilan BPJS untuk transparansi terkait dengan dana rakyat yang dihimpun BPJS. “Kalau tidak transparan, kita akan meminta Bupati menolak, karena itu  merugikan,” tegasnya.

Ia mencontohkan, puluhan miliar uang yang kemudian dikumpulkan pada satu kabupaten namun  rakyatnya tidak pernah memanfaatkan. Dana rakyat yang dihimpun melalui program BPJS Kesehatan  hanya bisa diambil pada usia 56 tahun atau digunakan saat  pengobatan. “Kalau masyarakat tidak berobat,  dana  uang itu digunakan kemana.

”Masalahnya, kalau kemudian ada yang berhenti di tengah jalan dan tidak melanjutkan kepesertaan, maka apa yang terjadi. Meski ada bunga, tapi  nilainya  kecil, menyebabkan  mereka  menunggu sekian lama. Ini yang harus dipikirkan pemerintah,” urainya. (nan)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama