Header ads

Header ads
» » Dua Polisi Ternate Dipecat

TERNATE-Kapolres Ternate AKBP Kamal Bahtiar memimpin upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dua anggotanya di Mapolres Ternate, Senin (27/11). Saat upacara tersebut berlangsung, dua polisi tersebut tidak datang. Kedua anggota itu Brigpol Yamin Tidore dan Bripda Riski Lamrainu.

Brigpol Yamin dipecat karena terlibat peredaran narkoba, sementara Brigadir Riski mangkir dari tugas. Kapolres Ternate AKBP Kamal Bahtiar mengatakan, diberhentikan dua personel ini setelah ada surat keputusan dan evaluasi. Brigpol Yamin melanggar pasal 12 (1) huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri. "Yang bersangkutan diberhentikan karena telah melanggar pasal 12 ayat 1 huruf a PP nomor 1 tahun 2003," kata Kamal menegaskan.

Sementara Bripda Riski dipecat karena melanggar pasal 14 ayat 1 huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003. Ia meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari tiga puluh hari kerja secara berturut-turut. "Dengan diberhentikan kedua personel tersebut tidak akan mendapatkan hak pensiun dan diberikan hak tunai Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI)," ucapnya.

Dalam acara pemecatan tersebut tidak dihadiri kedua perseonel yang bersangkutan tanpa ada alasan, padahal sudah ada pemberitahuan untuk hadir. "Kedua orang personel itu tidak memenuhi undangan untuk hadir pada pelaksanaan upacara kali ini," ujarnya. Kamal juga mengingatkan kepada seluruh personelnya untuk bekerja sesuai aturan yang ada, jika tidak akan mendapatkan sanksi yang tegas.

Ia menegaskan kedua mantan anggota Polri ini terhitung mulai 27 November 2017 telah dilakukan PTDH. Menurutnya, pemecatan adalan bentuk realisasi penerapan disiplin demi terwujudnya supremasi internal Polri. Tujuannya untuk menjadi gambaran atau contoh kepada anggota lainnya agar tidak melakukan hal yang sama. Sehingga tidak akan menghadapi masalah yang sama atau diberhentikan tidak dengan hormat dari kedinasan Polri.

Ia menjelaskan hal tersebut sehubungan dengan tugas Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat. Serta penegakan hukum agar setiap tingkah laku anggota Polri harus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. "Jadi sudah wajar apabila hukuman dijatuhkan terhadap anggota Polri yang tidak mentaati. Serta tunduk terhadap peraturan disiplin maupun kode etik kepolisian," pungkasnya. (san)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama