Header ads

Header ads
» » Kuota CPNSD Taliabu 800 Orang Bukan Hoax

BOBONG-Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pulau Taliabu, Abu Hi Saleh menegaskan, formasi penerimaan 800 calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) di kabupaten Pulau Taliabu sebagaimana disampaikan bupati pada acara halal bi halal, Senin, 31 Juli 2017 lalu adalah benar, bukan berita bohong alias hoax.

“Memang benar, formasi CPNSD sebagaimana disampaikan oleh bupati, Aliong Mus di acara halal bi halal lalu, bukan informasi bohong. Namun hal itu masih menunggu jadwal tes serentak seluruh Indonesia,” ujar Abu saat dihubungi, Kamis (3/8).

Abu mengakui, kuota yang diajukan pemerintah kabupaten Taliabu melalui BKDSM lebih dari 800 orang.  Abu mengatakan, saat ini ia  masih berada di Jakarta  mengawal kuota itu di Kemenpan.

Disebutkan, apabila penerimana CPNSD Taliabu dalam waktu dekat, maka  Taliabu diberikan kuota kurang lebih 800 orang, terdiri dari formasi  tenaga tekhnis, pendidikan dan kesehatan dan umum. Selain itu, kuota 10 orang berijazah SMA, namun  kuota ini dikhususkan putra putrid Taliabu. Abu menjelaskan, kuota itu telah diusulkan, tinggal menunggu jadwal tes. Sebab jadwal tes ditentukan pusat.

Sebelumnya, bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus mengatakan, pemerintah Pulau Taliabu, Maluku Utara akan merekrut 800 Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) tahun 2017. Tes ini menggunakan sistem komputer, dan hasilnya langsung diumumkan hari itu juga. Sebab itu, bagi pelamar yang berminat mengikuti tes supaya mempersiapkan diri.

Dari formasi 800 CPNS ini, hanya 10 lowongan untuk ijazah SMA. Sisanya 790 adalah lulusan S1 yang diperioritaskan  untuk  sarjana pendidikan, kesehatan, tenaga teknis dan umum sesuai   kebutuhan pemda setempat. “Dalam waktu dekat kami akan membuka penerimaan CPNSD di Pulau Taliabu, sesuai  kuota  lebih 800 orang. Dari jumlah ini,  kami berikan peluang  10 orang CPNSD berijazah  SMU/SMA dan lebih memperioritaskan anak-anak Taliabu,” ungkapnya.

Dijelaskan, penerimaan  CPNSD  dilakukan secara online sehingga tidak ada intervensi siapapun. Bupati meminta  putra putri  Taliabu  menyiapakan diri sesuai dengan basic  ilmu, karena dalam  seleksi ini  tidak ada  yang   coba-coba bermain untuk menentukan kelulusan. Karena semua tergantung hasil pekerjaan  pelamar.

“Silahkan mempersiapkan diri mengikuti seleksi yang akan dibuka, karena tidak seorang pun bisa mengintervensi. Asah kemampuan, dan saya ingatkan jangan terpengaruh dengan pihak-pihak yang mencoba bermain dalam tes ini. Seleksi ini murni karena menggunakan sistem online,” paparnya.

Dikatakan, dalam tes nanti akan dikawal langsung Kementrian Aparatur Sipil Negara (KSN), dan  hasil tes online  akan diumumkan secara online pula. Bupati meminta  agar peserta tidak terpengaruh dengan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengiming- inming  akan meluluskan dengan bayaran tertentu. “Momentum seperti ini, ada yang memanfaatkan dengan meminta uang dan mengaku memperjuangkan kelulusan. “Jangan percaya karena ini murni, tes online diumumkan pun secara online,” tegasnya. (nan)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama