Header ads

Header ads
» » Warga Duffo Hanya Minta Relokasi dan Ganti Rugi Lahan Bandara Bobong

Lahan bandara yang terletak di Dusun Duffo Taliabu Barat
BOBONG-Konsultasi public lahan bandara Taliabu dengan warga dusun Duffo, Sabtu (13/5) bertempat di SD Duffo desa Talo, kecamatan Taliabu Barat, kabupaten Pulau Taliabu berlangsung aman. Pertemuan tim konsultan yang menangani AMDAl dengan warga pemilik lahan ini dalam rangka menjaring aspirasi (Jaring Asmara) terhadap dampak yang akan ditimbulkan setelah pembangunan bandara.

Dalam pertemuan yang dihadiri staf ahli bupati, Tamrin Rasyid, Kadi Perhubungan Marwan Dano Dasim, Kepala Kesbangpol, AKP S. Somar, Kadis Perumahan, Pemukiman dan Lingkungan Hidup,Haruna Masuku dan Camat Taliabu Barat itu berlangsung penuh kekeluargaan. 

Kadis Perhubungan, Marwan Dano Dasim dihadapan warga mengatakan, ini merupakan pertemuan lanjutan. Kegiatan ini merupakan lanjutan pertemuan yang sebelumnya dilaksanakan di Kantor Bupati Pulau Taliabu.

Menurutnya,  Desa Talo, Dusun Dufo yang akan dibangun Bandara Taliabu tim turun langsung  ke lokasi guna mensosialisasikan  kendala serta keluhan warga terkait pembangunan Bandara.

Dihadapan warga, Abdullah Ade, Tim Amdal dari Universitas Trisakti Jakarta mengatakan, pihaknya dipercayakan  Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu  memproses Amdal pembangunan  Bandara Taliabu yang merupakan salah satu syarat. Karena  itu ia meminta warga sekitar Bandara  memberikan saran dan masukan terkait pembangunan bandara  khususnya Amdal yang sedang dikerjakan.

"Kami dipercayakan Pemda untuk memproses Amdal bandara,  kami minta warga dusun Duffo  bekerjasam dan memberikan masukan dan saran selama kami dilapangan," pintanya.

Dalam pertemuan itu, Stefanus warga Dusun Duffo yang mewakili  warga meminta  Pemda Pulau Taliabu  segera menyelesaikan ganti rugi lahan dan tanaman  di area pembangunan bandara. Ia meminta Pemda Pulau Taliabu  memperhatikan pemindahan area lahan tempat tinggal di lokasi yang layak.  "Kami minta sebelum pembangunan berjalan,  pemda bayar lahan dan menyediakan temapt kami, ini saja yang kami minta tidak ada yang lain," ujar Stefanus.

Menanggapi permintaan itu,  Marwan Dano Dasim, Kadis Perhubungan mengatakan, pihanya telah menyiapkan dana ganti rugi lahan. Salah satu persyaratan  Pemerintah Pusat melalui Departemen Perhubungan RI yakni membuat/membuka rekening BRI dan akan dilakukan pembayaran ganti rugi lahan lewat transfer  Bank. Sementata  pemindahan pemukiman warga yang terkena pembangunan Bandara Taliabu akan disiapkan lahan sejauh 3 Km dari Bandara Taliabu tetapi  masih di area dusun Dufu. (nan)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama