Header ads

Header ads
» » Reklamasi Jikomalamo Langgar Aturan

Kawasan wisata Jikomalamo Ternate
TERNATE-Proyek reklamasi kawasan wisata Jikomalamo, kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate Maluku Utara menyisahkan masalah. Destinasi wisata yang disinyalir milik Kapolda Maluku Utara Brigjen Polisi Tugas Dwi Apriyanto dan Adam Marsaoly itu dinilai menabrak aturan karena tak memiliki dokumen analisis dampak lingkungan (AMDAL) berupa UKL-UPL.

Padahal seharusnya, reklamasi di atas terumbu karang wajib hukumnya disertai dokumen izin lingkungan yang dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup melalui Badan Perizinan Terpadu Satu Atas Atap (BPTSP) Kota Ternate.

Ketua Bidang SDA dan Lingkungan Hidup, Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Maluku Utara, Muhlis Ibrahim  mengatakan, suatu kegiatan reklamasi tidak boleh dilaksanakan  belum mengantongi izin lingkungan berupa  Amdal atau UKL-UPL.

"Sebelum  reklamasi  harus ada izin lingkungan, itu tahapan. Yang terjadi sekarang  tahapan sudah berjalan baru izin lingkungan menyesuaikan. Ini  pelanggaran, karena kegiatan mendahului izin lingkungan," tegasnya, Kamis (11/5).

Dengan pelanggaran ini katanya, maka pihak  yang melakukan reklamasi dikategorikan melakukan tindak  pidana. "Itu pidana, karena mendahului Undang-undang, dan itu pelanggaran berat," ujarnya.

Staf pengajar  Univeritas Muhammadiyah Maluku Utara  ini menegaskan,  reklamasi di Jikomalamo  harus diseriusi  pemerintah kota Ternate. Ia mendesak pemerintah  memboikot aktivitas reklamasi bersama aparat kepolisian untuk memasang garis polisi (police line). "DLH harus berani turun menhentikan  aktivitas di sana," pintanya. (azr)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama