Header ads

Header ads
» » Konflik Tambang di Maluku Utara Akibat Ego Sektoral

Konflik tambang antara masyarakat  dan salah satu perusahaan di Pulau Gebe Halmahera Tengah
SOFIFI-Anggota Komisi VII DPR-RI, Firmansyah Mardonoes menyebut, terjadi konflik tambang di Pulau Gebe Halmahera Tengah dan Pulau Taliabu karena ego sektoral oleh pemerintah daerah kepada masyarakat lingkar tambang.

Menurutnya, baik perusahaan dan pemerintah daerah harus diajak berkompromi melakukan prospek ke depan. “Pemerintah seharusnya lebih intens menyampaikan kepada masyarakat sehingga mereka tidak salah menduga apa yang dilakukan perusahaan dan apa yang masyarakat dapatkan,” ujar Firmasyah kepada wartawan di Hotel Grand Dafam Bela International Ternate, Senin (15/5).

Ia meminta, pemerintah daerah dan perusahaan harus terbuka kepada masyarakat, manfaat apa yang didapat masyarakat dengan kehadiran sebuah perusahaan tambang. “Masyarakat menginginkan keterbukaan, dengan begitu tidak ada ganjalan,” pintanya.

Dengan keterbukaan, masyarakay akan menerima apa yang dibuat dan dipikirkan pemerintah dan perusahaan demi kepentingan masyarakat lingkar tambang. “Intinya, kehadiran perusahaan tambang demi membangunan masa depan masyarakat,” tandasnya. (ces)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama