Header ads

Header ads
» » Enam Bulan Pegawai RSJ Tak Digaji

Pasien Rumah Sakit Jiwa Ilustras
SOFIFI-Tercatat sebanyak 45 pegawai Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sofifi kini stres. Selain menangani orang gila, mereka belum menerima gaji selama enam bulan sejak 2016. Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang dipekerjakan di RSJ sesuai kontrak, D3 digaji Rp2.210.000,- dan sarjana (S1) Rp2.750.000,- per bulan.

Jika menghitung standar gaji D3 sebesar Rp2.210.000 saja dikalikan 6 bulan, maka gaji pegawai RSJ yang tertunggak selama enam bulan sebesar Rp596.700.000. Angka yang cukup fantastis ukuran RSJ. Angka ini diperkirakan akan bertambah apabila masih diulur-ulur pembayarannya.

Ke-45 PTT ini telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada kepala dinas kesehatan, Idhar Sidi Umar, namun alasannya sementara masih diurus pencairan. Tapi sampai saat ini gaji mereka tak pernah cair, membuat mereka stres. “Kadis kesehatan pembohong, kalau kita punya sudah dipakai bilang saja, jangan janji-janji terus,” sesal meraka Jumat (12/5).

Meski gaji 45 orang belum dibayar, kepala dinas masih menambah lago 5 pegawai tanpa tes. Bahkan gaji mereka belum dibayar sudah pernah disampaikan kepada Ikram Haris, wakil ketua DPRD Maluku Utara, namun ‘matero bato’.

Secara terpisah, Ikram Haris meminta supaya gaji 45 tenaga medis hasil seleksi segera diselesaikan, termasuk status mereka di RSJ. Ikram mengancam, apabila persoalan ini tidak secepatnya diselesaikan, ia akan meminta Komisi IV DPRD Malut memanggil kepala dinas kesehatan untuk dimintai penjelasan alasan menunda pembayaran gaji PTT RSJ ini. “Tidak ada alasan pemprov tidak menyelesaikan, tidak boleh dibirakan berlarut-larut. Setiap masalah langsung diselesaikan sehingga tidak mempengaruhi kinerja para tenaga media,” tegasnya. (ces)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama