Header ads

Header ads
» » Awas! ‘Aksi Politik’ Guru Ternate

Demo guru (ilustrasi)
TERNATE-Forum Komunikasi Guru (FKG) provinsi Maluku Utara yang teridiri dari guru PAUD/TK, SD, SMP dan SMA akan menduduki kantor walikota Ternate menggelar aksi damai menuntut pembayaran tunjangan sertifiksi guru triwulan keempat tahun 2016.
Unjuk rasa yang dinamankan aksi 2305 ini meminta kejelasan Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Ternate, kenapa tunjangan sertifikasi triwulan empat tahun 2016 lalu hingga kini belum dibayar.
Sesuai informasi, aksi ini akan diikuti sekitar 800 orang. Selain menduduki kantor walikota, titik utama di kantor DPRD.  “Titik utama  adalah Kantor DPRD Kota Ternate dan titik terakhir  Kantor Walikota untuk menemui  Walikota meminta hak para guru segera diberikan.
Tuntutan ini mengacu pada Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, 
Peraturan Presiden No. 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara RI, sebagaimana telah diubah dengan Paraturan Presiden No. 94 Tahun 2006;
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M/ 2004, Surat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor I.UM.01.02-253 tanggal 23 Maret 2007 tentang Fatwa Hukum yang menetapkan peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang sertifikasi Guru. “Perjuangan ini tidak akan berakhir selama hak kami belum dibayar karena selama ini hanya janji tanpa  realisasi," kecam salah satu inisiator.
Meski aksi ini merupakan hak para pahlawan tanpa tanda jasa memperjuangkan hak mereka, namun ada kecurigaan dibaliknya diduga ada nuansa kepentingan politik menjelang pemilihan gubernur Maluku Utara. Sebab walikota Burhan Abdurrahman yang disebut-sebut menjadi calon kuat gubernur Maluku Utara. Terlepas benar atau tidak, muncul kecurigaan seperti ini. Wallahu’alam bissawab. (srd)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama