Header ads

Header ads
» » ASDP Siapkan Tujuh Kapal Hadapi Mudik

Pelabuhan Feri Ternate, Maluku Utara
TERNATE-PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Ternate menyiapkan tujuh kapal ferry  menghadapi lonjakan barang dan penumpang selama Ramadhan dan  mudik Lebaran 2017. Hal tersebut disampaikan  Manager Usaha PT ASDP Cabang Ternate Ali Tamhir, Senin (15/5).

Menurutnya, sesuai pengalaman tahun sebelumnya, ada tiga lintasan yang selalu mengalami lonjakan penumpang saat mudik atau balik lebaran yakni lintasan Bastiong, Ternate-Rum, Tidore,Bastiong-Sofifi dan Bastiong-Sidangoli, Halmahera Barat. ASDP kata Tamhir sudah menyiapkan langkah-langkah  mengantisipasi lonjakan penumpang di  tiga lintasan tersebut  dengan menambah frekuensi trip penyeberangan kapal ferry. Misalnya  trip Bastiong-Rum yang secara reguler hanya lima trip sehari akan ditambah menjadi 10 trip sehari.

"Di lintasan Bastiong-Rum itu agak unik  dibandingkan dengan lintasan lain karena lonjakan penumpang terjadi pada hari H lebaran dan sehari telah lebaran, karena pada saat itu warga Ternate usai Shalat Idul Fitri langsung mengunjungi keluarganya di Tidore, begitu pula sebaliknya," ujar Tamhir.

Lintasan lainnya di Maluku Utara yang juga mulai menunjukan peningkatan penumpang saat musim mudik lebaran seperti  pada tahun lalu adalah lintasan Bastiong-Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan. Lintasan ini akan disiapkan antisipasinya jika terjadi lonjakan penumpang pada mudik lebaran nanti.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Maluku Utara Burhan Mansur mengatakan, Pemprov terus mengupayakan penambahan kapal feri dari pemerintah pusat untuk melayani transportasi antarpulau di daerah ini, khususnya yang kurang dilirik perusahaan pelayaran setempat.

Adanya layanan kapal feri yang menghubungkan antarpulau di Malut diharapkan selain mendukung kelancaran angkutan penumpang, juga pengangkutan barang karena  menggunakan kapal feri  biayanya jauh lebih murah dibandingkan  menggunakan kapal milik swasta. Menurut Buhan, seluruh wilayah Maluku Utara baru  sekitar 15 lintasan yang dilayani dengan kapal ferry, sementara sesuai hasil pemetaan Dinas Perhubungan,  ada sekitar 30 lebih lintasan yang membutuhkan kapal ferry. (ces)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama