Header ads

Header ads
» » Ahmad Bongkar Rekayasa Hasil Asesment di Halteng

Ilustrasi asesmen pejabat di Pemkot Ternate
WEDA-Ternyata asesmen pejabat di pemerintah kabupaten Halmahera Tengah hanya rekayasa belaka. Meski hasil evaluasi yang dilakukan tim asesor dari Makassar sesuai dengan aturan, namun hasilnya direkayasa pemerintah kabupaten Halmahera tengah. Bahkan yang menyebut hasil asesmen rekayasa bukan orang biasa, tetapi mantan asisten III Pemda Halmahera Tengah, Ahmad Hi. Bayan.
Ahmad yang mengikuti assesmen mengaku, hasil asesmen yang dikeluarkan Badan Kepegawaian dan  Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Halmahera Tengah itu direkayasa  tim Asesor. Caranya,  evaluasi  tidak sesuai,  karena saat wawancara ada pimpinan SKPD yang waktunya lama ada pula waktunya singkat. “Saya pribadi menganggap hasil evaluasi asesment ini direkayasa untuk kepentingan mendapatkan jabatan," ungkap  Ahmad, Rabu (17/5).
Ahmad yang kini dimutasikan ke Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halmahera Tengah itu mengaku, pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas dilingkungan pemerintahan daerah Kabupaten Halmahera Tengah sarat  kepentingan politik. "Roling yang dilakukan ini karena kepentingan politik karena imbas dari Pilkada kemarin," ujar Ahmad.
Dikatakan, kalaupun hasil evaluasi asesment tidak direkayasa, ia tidak mungkin mendapat kategori kurang berkompoten. Sebab saat t pilihan ganda maupun essai serta wawancara, ia hakkul yakin mendapatkan nilai  tinggi. Karena   saat tes ia yakin  jawaban yang diisi sebagian besar benar. Namun karena kepentingan politik mengalahkan kompetensi seseorang. (hrn)

By taliabu pos

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama